flowers-left
hub-flowers

Apa itu ruam popok?

hub-baby

Apa itu ruam popok?

Ruam popok adalah salah satu masalah kulit yang paling umum terjadi di usia awal bayi Anda. Ini merupakan iritasi kulit di area yang tertutup oleh popok.

Ruam popok adalah iritasi pada kulit yang disebabkan bersentuhan terlalu lama dengan air seni atau tinja

Pantat bayi anda mungkin memiliki bercak merah atau keseluruhan areanya menjadi merah. Ruam dimulai dengan sedikit kemerahan pada kulit pada daerah popok dan dapat menjadi nyeri dan tidak nyaman. Baca lebih jauh tentang cara mencegah terjadinya ruam popok di bawah ini.

Cara terbaik untuk mengatasi ruam popok adalah dengan mencegahnya.

Langkah-langkah berikut akan membantu:

  1. Ganti popok yang basah atau kotor sesegera mungkin. Bayi yang masih kecil perlu diganti popoknya sebanyak sepuluh atau dua belas kali dalam sehari, dan sedikitnya enam sampai delapan kali untuk bayi berusia lebih dewasa
  2. Pastikan anda membersihkan seluruh area popok dengan seksama menggunakan air bersih atau lap bayi, usap dari depan ke belakang.

Cara menemukan ruam popok

hub-baby

Cara menemukan ruam popok

Umumnya Anda dapat dengan cepat mendeteksi ruam popok dengan melihat efek-efek ini:

  • Sedikit kemerahan di area yang ditutupi popok. (Ini biasanya tidak mempengaruhi lipatan kulit).
  • Pantat dan paha bagian atas bayi dapat menjadi merah dan lembab
  • Kulit menjadi nyeri, berbintik dan panas saat disentuh.
  • Dapat timbul bercak kulit kering dan terkelupas

Ruam popok normal


hub-baby

Ruam popok normal

Tanda-tanda ruam popok yang paling umum adalah bila kulit tampak merah dan nyeri, dan tampak seperti berkilau. Ini umumnya terjadi karena pantat bayi bersentuhan dengan popok yang kotor dalam waktu lama atau bila bayi mengalami diare. Kombinasi air seni dan tinja paling sering menyebabkan iritasi.

Apa penyebab ruam popok?

hub-baby

Apa penyebab ruam popok?

Penyebab paling umum ruam popok adalah jika pantat bayi bersentuhan dengan popok yang kotor dalam jangka waktu lama atau bayi mengalami diare..

Kadang gesekan yang ditimbulkan oleh popok terhadap kulit sensitif bayi atau detergen yang belum dibersihkan hingga tuntas dari popok cuci ulang juga dapat menimbulkan ruam popok.

Kapan ruam popok lebih sering timbul?

Kapan ruam popok lebih sering timbul?

Ruam popok dapat timbul di pantat bayi kapan saja dan alasannya kadang tidak jelas.

Ruam popok dapat terjadi karena beberapa bayi secara alami memiliki kulit yang lebih sensistif dan lebih cenderung mengalami kondisi ini..

Akan tetapi, ada waktu tertentu di mana bayi paling rentan terhadap ruam popok, antara lain:

    • Saat tumbuh gigi.
    • Beralih dari ASI ke susu botol.(Jika bayi demam,tinjanya mungkin lunak yang dapat menimbulkan ruam popok)
    • Saat bayi merasa tidak sehat.
    • Mulai beralih ke makanan padat.
    • Tidur sepanjang malam untuk pertama kali.(Yang berarti berkurangnya frekuensi mengganti popok.

Mengobati ruam popok

hub-baby

Mengobati ruam popok

Jika kulit bayi Anda nyeri, merah dan terasa hangat saat disentuh di area popok maka mungkin bayi Anda memiliki ruam popok.

Silakan ikuti langkah-langkah di bawah untuk mengatasi ruam popok.

      1. Ganti popok bayi tiap kali basah atau kotor untuk mencegah kontak yang lama antara kulit bayi dan zat kimia dalam urine dan tinja
      2. Biarkan bayi tanpa popok selama mungkin agar kulit bayi yang terkena ruam popok mendapatkan udara segar.
      3. Coba pastikan agar popok bayi terpasang dengan pas dan tidak membuat lecet atau gesekan.
      4. Hindari memakai sabun, detergen yang dapat membuat iritasi pada kulit bayi yang terkena ruam popok.
      5. Pastikan kulit bayi bersih dan kering sebelum menggunakan popok baru,.

Jika ruam berlanjut, hubungi dokter.

Pengobatan terbaik untuk ruam popok adalah dengan mencegahnya. Anda dapat membaca lebih jauh tentang pencegahan ruam popok di sini.

Mencegah ruam popok

hub-baby

Mencegah ruam popok

Untuk mencegah bayi Anda terkena ruam popok ikuti langkah-langkah berikut:

      1. Ganti popok bayi sesegera mungkin jika kotor atau basah.
      2. Bersihkan area yang tertutup popok secara hati-hati dengan air hangat dan kapas, tepuk dengan lembut hingga kering.

Meski Anda mengupayakan yang terbaik, ruam popok tetap dapat terjadi dan ini sangat lumrah di kalangan bayi berusia muda, Anda dapat membaca tentang pengobatan ruam popok di sini.